Aceh Selatan Dilanda Banjir

Foto: Ilustrasi Okezone
TAPAKTUAN - Ratusan rumah di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan terendam banjir dan fasilitas umum mengalami kerusakan, menyusul hujan lebat yang melanda wilayah itu sejak Jumat 11 Desember 2015 sore.
Keterangan yang dihimpun di Tapaktuan, Minggu (13/12/2015), jembatan gantung di Desa Trieng Muduro Tunong, Kecamatan Sawang, putus total akibat dihantam banjir.
Tak hanya itu, terjangan banjir juga meluluhlantakkan fasilitas irigasi Desa Panton Luas yang menyuplai air ke tiga desa yaitu Desa Trieng Meduro Tunong, Trieng Meduro Baroh dan Sikulat, Kecamatan Sawang.
Selain itu, badan jalan kabupaten di Desa Panton Luas, Kecamatan Sawang juga terkelupas dan sebagiannya amblas ke dasar sungai serta ratusan rumah penduduk dalam beberapa desa dalam kecamatan itu tergenang banjir setinggi satu meter.
Sementara beberapa rumah penduduk yang berdiri di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Sawang satu, mengalami kerusakan di bagian dapur belakang serta puluhan lainnya terancam ambruk akibat diterjang banjir sehingga semakin memperparah terjadinya erosi.
Anggota DPRK Aceh Selatan, Tgk Adi Zulmawar menyebutkan, musibah banjir yang terjadi di Kecamatan Sawang tersebut merupakan musibah terburuk sepanjang 15 tahun terakhir.
"Musibah ini terburuk sepanjang 15 tahun terakhir, sebab akibat hantaman banjir selain mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu dan merusak sejumlah fasilitas umum juga mengakibatkan 150 hektare lahan sawah milik masyarakat terancam gagal tanam tahun ini karena fasilitas irigasi sumber pasokan air telah hancur total," sebut Tgk Adi.
Lanjut Tgk Adi, jembatan gantung di Desa Trieng Meduro Tunong yang putus total dihantam banjir merupakan sarana penghubung utama bagi masyarakat setempat untuk menuju ke Desa Sawang Dua dan Desa Panton Luas.

No comments: