Karyawan Tewas tertimpa dozer




TANJUNG SELOR. Kecelakaan kerja berujung maut menimpa salah seorang operator alat berat di Pulau Bunyu, Sulaiman (31). Alat berat dozer yang dioperasikan olehnya di perusahaan batu bara PT. Lamindo Intermulticon (PT Adani Group) terguling dan menindihnya.

Informasi yang diperoleh Radar Kaltara (Radar Tarakan Group) dari Kapolres Bulungan AKBP Ahmad Sulaiman melalui Polsek Bunyu AKP Nyoman SP menjelaskan, kejadian tersebut terjadi Kamis (19/11) sekitar pukul 05.45 Wita.
 “Kronologis kejadian, pada saat korban sedang bekerja mengoperasikan Dozer yang bertugas mendorong dan mengumpulkan batu bara yang sudah digali, karena kemiringan tumpukan batu bara terlalu tinggi sehingga terguling dan menindih korban,” kata Nyoman melalui pesan whats app-nya kemarin (19/11).
Nyoman menambahkan, atas kejadian tersebut korban yang merupakan warga yang berdomisili di Bangsal Tengah RT 04 Bunyu Selatan tak dapat tertolong dan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). “Korban meninggal dunia (MD) di TKP,” sebutnya.
Sejauh ini pihak Polsek Bunyu telah melakukan langkah-langkah berupa menerima laporan dari perusahaan PT Lamindo Intermulticon, mendatangi TKP, mengevakuasi korban. “Juga membuat permintaan visum mayat, serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi.” tulisnya seraya menambahkan, mayat Sulaiman dikirim ke Kota Palopo, Sulawesi Selatan.


Humas PT Lamindo Intermulticon Sadaruddin ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya belum bisa memberikan keterangan. “Soalnya masih memantau dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban,” tulisnya singkat melalui SMS nya kemarin.
Sebagai informasi, kecelakaan lalu lintas di Pulau Bunyu juga menimpa mini bus Mitsubishi yang dikemudikan oleh Rafiansyah yang menabrak sebuah pohon di jalan Bunyu Raya pada Jumat pagi (6/11) sekitar pukul 07.30 Wita yang mengakibatkan 3 orang pekerja mengalami patah tulang dan hingga kini masih dalam proses oleh Polres Bulungan. (


No comments: